Penguatan kesadaran etika dalam pemanfaatan Artificial Intelligence bagi siswa SMAN 11 Ingin Jaya
DOI:
https://doi.org/10.61251/cej.v4i3.468Keywords:
Artificial Intelligence, etika teknologi, literasi digital, siswa SMAAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Di satu sisi, AI memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan etis seperti plagiarisme, pelanggaran privasi data, dan penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membangun kesadaran etika siswa SMA dalam pemanfaatan Artificial Intelligence secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan PkM dilaksanakan di SMA Negeri 11 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh pada bulan Februari hingga Mei dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi. Materi kegiatan mencakup konsep dasar Artificial Intelligence, literasi digital, serta prinsip-prinsip etika dalam penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya indikasi peningkatan pemahaman dan kesadaran etika siswa yang lebih baik terhadap pemanfaatan teknologi berbasis AI. Siswa menjadi lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam mendukung penguatan literasi digital dan pendidikan etika di tingkat SMA.
The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant changes to the field of education, including at the senior high school level. On the one hand, AI offers considerable benefits by facilitating teaching and learning processes; on the other hand, it also presents ethical challenges, such as plagiarism, data privacy violations, and the misuse of technology. Therefore, this Community Service Program aimed to enhance senior high school students' ethical awareness in using Artificial Intelligence wisely and responsibly. The program was conducted at SMA Negeri 11 Ingin Jaya, Aceh Besar Residence, Aceh Province from February to May using an educational and participatory approach. The methods employed included interactive lectures, group discussions, case studies, and reflective activities. The learning materials covered the fundamental concepts of Artificial Intelligence, digital literacy, and ethical principles for the responsible use of technology in educational settings. The results of the program demonstrated an improvement in students' understanding of and ethical awareness regarding the use of AI-based technologies. The students became more critical, prudent, and responsible in utilizing digital technologies. Overall, this community service initiative made a positive contribution to strengthening digital literacy and promoting ethical education among senior high school students.
References
Adinugroho, P. (2025). Analisis Framing Pemberitaan mengenai Kecerdasan Buatan dalam Sektor Pendidikan di Indonesia. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 10(4), 4094-4108. https://doi.org/10.29100/jipi.v10i4.9392
Adriansyah, F., Aditya, M., Supriady, M.A., & Ramadhan, W. (2024). Kecedarsan buatan: Plagiarisme dan perilaku mandiri siswa sekolah menengah atas dalam penggunaan ChatGPT. Jurnal TEKOMIN: Teknologi Komputer & Informatika, 2(2), 201 -209.
Aini, I. N., Yudandani, R., Alfian, M. A., & Abrori, R. (2025). Peran etika dalam pemanfaatan ai di berbagai bidang. Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI), 6(2), 413-422. https://doi.org/10.24127/jmsi.v6i2.9283
Ardana, N., Indrawati, H., & Trisnawati, F. (2025). Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Kemandirian Belajar (Studi pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS Universitas Riau). JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9688-9699. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8758
Hafidz, H., Cahyani, M. N., Azani, M. Z., & Inayati, N. L. (2022). Implementasi pendidikan moral dalam membina perilaku siswa di sekolah menengah atas Islam Terpadu Al Huda. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sains Islam Interdisipliner, 95-105. https://doi.org/10.59944/jipsi.v1i2.44
Kasneci, E., Sessler, K., Küchemann, S., Bannert, M., Dementieva, D., Fischer, F., Gasser, U., Groh, G., Günnemann, S., Hüllermeier, E., Krusche, S., Kutyniok, G., Michaeli, T., Nerdel, C., Pfeffer, J., Poquet, O., Sailer, M., Schmidt, A., Seidel, T., Stadler, M., Weller, J., Kuhn, J., & Kasneci, G. (2023). ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education. Learning and Individual Differences, 103, 102274. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2023.102274
Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). What is technological pedagogical content knowledge (TPACK)? Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 9(1), 60–70.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Kurniahtunnisa, Agustina, T.P., Manuel, M.Y., Rukmana, M., & Lestari, K. (2024). Analisis penggunaan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran IPA di sekolah: Persepsi dan preferensi siswa SMA. SCIENING: Science Learning Journal, 5(2), 202-212. https://doi.org/10.53682/slj.v5i2.10431
Luckin, R., Holmes, W., Griffiths, M., & Forcier, L. B. (2016). Intelligence unleashed: An argument for AI in education. Pearson.
Nauli, S.B., Sibarani, R., Ratnasari, A., Sitorus, H., dkk. (2026). Pelatihan pemanfaatan ChatGPT untuk meningkatkan literasi digitalsiswa SMA Yadika 6 Pondok Aren. PEMANAS:Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional, 6(1), 53-64.
Pitaloka, L. (2025). Etika dan Regulasi Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Ilmiah El Makrifah PAI, 1(2), 97-111.
Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education, 93(3), 223–231. https://doi.org/10.1002/j.2168-9830.2004.tb00809.x
Rahmadi, U., & Aras, M. S. (2026). Integrasi AI dalam Pembelajaran: Dampaknya terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 4(1), 77-81.
Ratmono, D., Susanti., Sandra, A.R., & Samra, A.R. (2026). Pemanfaatan ChatGPT dan Gambaran Literasi Digital Siswa dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada Siswa Kelas XII SMAN 81 Jakarta Timur. Maktabatuna: Jurnal Kajian Kepustakawanan 8(1), 120-136.
Sakinah, T. A., Mardatilah, W. Z., & Gusmaneli, G. (2025). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Dalam Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa. Al-Afkar: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 1(2), 76-89. https://doi.org/10.0111/afkar.v1i2.70
Sarah, R.A.P., Fahmi, M.N., Ilham, F., & Sari, N. (2025). Pengaruh AI (ChatGPT) generatif terhadap etika dan minat belajar siswa SMA kota Padang. PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 317-322. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32777
Telaumbanua, Y. N. (2026). Generative Artificial Intelligence dalam Mendukung Implementasi Deep Learning dalam Pendidikan Matematika: A Systematic Literature Review. FARABI: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(1), 188–199. https://doi.org/10.47662/farabi.v9i1.1501
UNESCO. (2021). Recommendation on the ethics of artificial intelligence. UNESCO.
UNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuniarti Yuniarti, Siti Safura, Sarair Sarair, Ika Kana Trisnawati, Siti Nurhaliza, Siti Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal's license is under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.






